[block:views=similarterms-block_1]
Tren bangunan dan rumah dengan dengan nuansa retro memang sedang diminati masyarakat saat ini, karena selain mempercantik tampilan rumah juga memberikan unik. Tren yang kembali pada era klasik juga terjadi dalam hal pemasangan lantai. Beberapa orang yang ingin menghadirkan nuansa vintage di ruangan rumahnya memilih untuk mengaplikasikan tegel klasik pada sisi lantainya. Tegel biasanya banyak digunakan untuk berbagai macam lantai bangunan seperti, keraton, rumah adat, padepokan, pendopo, rumah bali, dan rumah mewah. Banyak orang yang ingin menggunakannya karena tegel tidak akan membuat lantai licin, namun tetap mengkilap, kuat, kokoh, dan indah. Karena keunikan dan motifnya yang yang dimiliki sangat khas, sehingga membuat tegel banyak diminati.
Teknik pembuatan tegel di Jogjakarta diperkenalkan oleh bangsa Belanda pada awal abad ke 20. Hingga saat ini teknik pembuatan tegel juga tidak banyak mengalami perubahan, karena pembuatan tegel hanya menggunakan mesin sederhana dan yang pasti selalu mengandalkan keahlian pembuatnya. Tegel memiliki banyak sekali motif seperti, batik, bunga, bentuk geometris, bunga, kincir angin, buah-buahan, dedaunan, dan lain-lain. Namun tegel juga ada yang dijual polos atau tanpa motifnya. Tegel sudah banyak dijual dibeberapa daerah, dan Jogja mempunyai beberapa produsen yang mempunyai pabrik khusus pembuatan tegel. Salah satu pabrik tegel yang sangat terkenal di Jogjakarta adalah Ubin Keraton yang mempunyai showroom di Jalan Cabe No. 30, Karang Ploso, Maguwoharjo, Depok, Sleman dan mempunyai pabrik di Berbah Kalitirto Sleman Jogjakarta.