Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Inspirasi - Segarnya Kamar Mandi Alam

    kamar mandi alam terbuka
    kamar mandi alam tertutup
    konsep kamar mandi alam

       

    Kamar mandi alam seakan tengah menjadi tren baru di seluruh bagian dunia. Baik yang beriklim tropis, sub tropis, bahkan yang memiliki 4 musim. Tidak mengherankan memang, adalah sangat menyenangkan bersantai dalam bathup atau menikmati pijatan shower di punggung Anda sambil memandang birunya langit. Merupakan suatu sweet escape bagi kita yang semakin hari semakin habis waktunya di depan komputer dan di belakang meja bukan?

    Namun bukan hanya itu sebenarnya, mengapa dunia menyukai kamar mandi alam. Berikut beberapa fakta mengenai kamar mandi. Kamar mandi merupakan bagian dari rumah yang mewadahi aktivitas berat. Untuk rumah tinggal di Asia Tenggara, rumah di Indonesia misalnya, rata-rata kamar mandi digunakan setidaknya dua kali dalam satu hari untuk satu orang penghuni. Yang dalam penggunaannya sarat dengan air sehingga kelembaban tidak terelakkan.

    Apabila kamar mandi sudah lembab bahkan terdapat genangan air, selain mengakibatkan nyamuk, dapat juga muncul lumut dan jamur. Bukan saja tidak nyaman, namun tidak sehat. Dan semakin lama, perawatannya pun akan semakin mahal dan macam-macam.

    Sekarang tahukah Anda, penghilang kelembaban paling hebat dan dahsyat yang tidak hanya menghilangkan lembab namun juga menyehatkan bisa Anda dapatkan secara gratis? Ya benar sekali, energi Matahari. Efek yang ditimbulkan sinar matahari jauh lebih maksimal daripada exhaust, lampu, keramik kamar mandi dan cairan-cairan pembersih dan anti bakteria termahal sekalipun.

    Lalu bagaimana caranya memasukkan sinar matahari secara maksimal ke dalam kamar mandi? Satu hal, mari berpegang pada kalimat meniadakan batasan ruang dalam dan ruang luar.

    Dalam kesempatan kali ini kami mempunyai beberapa tips untuk Anda:
    1. Bukaan Atap / Roof Opening
    Denah kamar mandi berikut ini boleh jadi tampak sederhana. Namun apabila Anda sedikit berkreasi dengan atapnya, selain matahari masuk dengan bebas, sirkulasi angin juga menjadi maksimal.
    2. Pemilihan Material
    Dengan membuka sebagian atau seluruh bagian ruang kamar mandi, berarti meng-expose material-material yang seharusnya adalah material interior menjadi eksterior. Perubahan fungsi mengakibatkan perubahan beban kerja. Karena itu, material pun mesti disesuaikan. Penggunaan keramik unpolish seperti yang biasa digunakan pada teras akan menjadi pilihan yang tepat, bahkan bisa dipadupadankan dengan bebatuan. Perawatannya pun tidak melelahkan. Karena sinar matahari dan udara leluasa bersirkulasi, air dan kelembaban tidak akan berlama-lama bertahan pada lantai atau dinding atau bebatuan Anda. Sehingga lumut dan jamur tidak dapat tumbuh dengan cepat. Ingin memotong budget pada material? Tidak masalah. Penggunaan lantai cor beton dan finis plester-aci pada dinding pun dapat maksimal pada kamar mandi alam. Penggunaan vegetasi dapat dimaksimalkan, selain membantu penyerapan air, juga membantu 'meng-atapi' kamar mandi alam Anda.
    3. Pemilihan Warna
    Tidak ada batasan terhadap warna, kreatifitas Anda adalah batasnya. Namun bila Anda bingung menentukan, berpeganglah pada warna alam. Seperti hijau tumbuh-tumbuhan, putih awan, biru langit, abu-abu bebatuan, coklat kayu, merah tanah. Perpaduan warna alam tidak akan pernah mengecewakan Anda.

    Selamat mencoba!(CV. Puri Design.RJI.com)

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain