Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Santap

Gurihnya Aroma Western & Chinese food di Garlic Grill & Pasta

Garlic Grill & Pasta
Garlic Grill & Pasta
Garlic Grill & Pasta
Garlic Grill & Pasta
Garlic Grill & Pasta
[block:views=similarterms-block_1]

Berburu makanan atau berburu kuliner dewasa ini sudah menjadi gaya hidup atau tren di kalangan masyarakat perkotaan. Tak hanya makanan enak yang dicari tapi juga tempat yang nyaman dan representatif, baik untuk berkumpul bersama keluarga atau hanya sekedar nongkrong bersama kawan. Rumah makan dan resto pun mulai membenahi dirinya dan berlomba-lomba menawarkan sesuatu yang berbeda untuk menggaet minat konsumen. Salah satu resto yang menyuguhkan suatu konsep yang berbeda adalah Garlic Grill & Pasta.

Rasa Budaya Bali, Jawa, Eropa Gadjah Wong Garden Restaurant

Eropa Gadjah Wong Garden Restaurant
Eropa Gadjah Wong Garden Restaurant
Eropa Gadjah Wong Garden Restaurant
Eropa Gadjah Wong Garden Restaurant
[block:views=similarterms-block_1]

Mengusung konsep garden restaurant, tempat ini akan menyuguhkan sebuah konsep arsitektur bangunan yang memanjakan pemandangan mata. Di atas lahan seluas 1500 m² , dengan kontur tanah yang tidak rata, gaya arsitekturnya akan memberikan pengalaman ruang tersendiri. Gajah Wong Garden Restaurant dibagi menjadi tiga ruang dengan karakter yang berbeda-beda. Mengacu pada konsep melestarikan bangunan budaya. “ Konsep bangunan di sini mengacu pada konsep melestarikan budaya, ada budaya Bali, Jawa, dan Eropa”, terang Benedikta Setiyani, Owner dan Chef, Gajah Wong Garden Restaurant. Lebih lanjut Beliau menuturkan, konsep Bali dihadirkannya dengan penataan taman hijau dengan pohon kamboja di beberapa sudutnya, selain itu kontur tanah yang berundak menghasilkan taman yang lebih menarik. Budaya Jawa dihadirkan pada konsep bangunan Joglo. Beberapa bangunan Joglo dihadirkan untuk melestarikan bangunan budaya khas masyarakat Jawa khususnya Jogja. Sedangkan konsep melestarikan budaya Eropa dihadirkannya pada salah satu ruangan yang ada di Gajah Wong. Budaya Eropa ini dipilih dalam usaha menggambarkan kondisi kota Jogja yang masih banyak berdiri bangunan bergaya Belanda. “ Saya ingin menggabungkan ketiga budaya tersebut dalam restaurant ini, dan seperti inilah jadinya, saya rasa cukup baik dan banyak yang suka dengan konsep ini”, tutur Yani panggilan akrabnya.

Sensasi Kuliner Semarang Di Roeang Makan Pesta Keboen

Kuliner kota Semarang
Kuliner kota Semarang
Kuliner kota Semarang
Pesta Kebon
Roeang Makan Pesta Kebon
[block:views=similarterms-block_1]

Sejarah kota Semarang diawali dari sebuah dusun nelayan kecil yang didirikan oleh Ki Ageng Pandan Arang yang juga menjadi Bupati I Semarang pada tahun 1398 Saka/ 1476 Masehi. Semarang berasal dari kata 'Asem' dan 'Arang' dimana pada zaman dulu banyak terdapat pohon asem yang jaraknya jarang-jarang. Informasi seputar Semarang tersebut dapat Anda ketemukan di buku menu sebuah tempat makan di kota Semarang. Buku menu tersebut dibuat menyerupai sebuah buku cerita. Membuka lembaran demi lembaran kita akan disuguhi foto dan nama-nama makanan,foto tempat-tempat bersejarah di kota Semarang beserta informasi yang menyertainya. Uniknya lagi, tulisan di buku menu tersebut menggunakan ejaan yang belum disempurnakan. Sembari mencari menu yang akan kita pilih, kita juga dapat menambah wawasan kita tentang kota Semarang, cukup unik bukan? Tempat makan itu bernama Pesta Keboen.

Perpaduan Suasana Jawa yang Alami di Pondok Gajah Resto

kuliner jogja
pondok makan
resto
rumahjogja indonesia
pondok gajah
[block:views=similarterms-block_1]

Menikmati makan dengan suasana alam mungkin bukan sesuatu yang baru, tapi bagaimana jika suasana alam tersebut berada di tengah kota yang cenderung ramai dengan lalu lintas dan bangunan bertingkat? Mungkin hal itu jarang-jarang ada. Salah satu resto yang berada di kota dan menawarkan konsep alam bisa Anda dapatkan di Pondok Gajah Resto. Resto yang terletak di Jalan Ringroad selatan, Tamantirto, Kasihan, Bantul ini memang asyik buat makan sembari berkreasi. Konsep alam yang ditawarkan kepada pengunjung begitu menyegarkan mata dengan banyaknya tanaman hijau sehingga menghadirkan udara segar dan memanjakan mata.

Rekreasi Kuliner di The Westlake Resto

the westlake resto
the westlake resto
the westlake resto
the westlake resto
the westlake resto
[block:views=similarterms-block_1]

Perkembangan kuliner di Jogja tumbuh dengan sangat pesat sekali. Ikon Jogja sebagai kota wisata menjadikan sektor kuliner bisnis yang menjanjikan. Resto dan rumah makan bermunculan dengan menawarkan berbagai konsep dan strategi. Menu makanan yang bervariasi dipadukan dengan konsep arsitektur bangunan, suasana, tata letak tempat yang nyaman dan bersih merupakan salah satu cara untuk menggaet konsumen yang semakin beragam. The WestLake Resto hadir dengan menawarkan suatu konsep resto dengan nuansa danau.

Si Manis Pahit Cokelat Monggo

Cokelat Monggo
Cokelat Monggo
Cokelat Monggo
Cokelat Monggo
[block:views=similarterms-block_1]

Siapa yang tak kenal dengan makanan manis ini? Dari anak kecil hingga orang dewasa menyukainya. Makanan manis ini pun tidak membedakan strata sosial penggemarnya. Dari kalangan pelosok desa hingga kaum borjuis boleh menikmatinya. Makanan manis itu bernama coklat. Di Jogja sendiri muncul sebuah brand baru coklat yang bernama Monggo. Coklat Monggo ini pun lantas disejajarkan dalam daftar deretan oleh-oleh khas Jogja seperti bakpia, gudeg, dan panganan khas Jogja lainnya. Bahkan ada anggapan tak lengkap rasanya bila berkunjung ke Jogja bila tak membawa si manis Monggo ini. Tapi tahukah Anda orang dibalik kesuksesan ini? Dia adalah Thierry Detournay.

Gurihnya MaLon Cupuwatu Resto

Cupuwatu Resto
resto Jawa Modern
konsep Jawa Modern
Manuk Londo
[block:views=similarterms-block_1]

Cupuwatu Resto, hadir dengan karakternya yang khas sebagai salah satu tempat makan yang menarik. Hadir dengan nuansa Jawa Modern, Cupuwatu Resto menyajikan berbagai macam menu makanan nusantara khususnya tradisional Jawa. Sekilas jika dilihat dari luar bangunan Cupuwatu Resto nampak seperti bangunan pada umumnya. Namun, ada satu hal yang akan selalu menarik mata untuk sekedar melirik atau menepikan kendaraan Anda dan bersinggah. Sebuah Andong dengan replika kuda dari kayu terletak unik dan estetik di depan resto. Menurut Ngatijan Suryo Sutiarso, Direktur Cupuwatu resto, andong dan kuda tersebut memang dihadirkan untuk membangun dan menunjukkan keseriusan Cupuwatu Resto untuk menghadirkan nuansa Jawa Modern. “ Andong tersebut sebagai simbol resto yang eksklusif, namun harga masih cukup terjangkau bagi masyarakat”, terangnya singkat.

OmahSinten Resto - Solo, Kuliner Bangsawan Masa Lampau

rumahjogja indonesia
kuliner solo
rumahjogja indonesia
rumahjogja indonesia
[block:views=similarterms-block_1]

Sebuah bangunan beraksitektur Jawa dengan lapisan bata ekspos di bagian luarnya yang terletak di ujung kompleks Ngarsopuro ini selalu mencuri mata para pengendara yang melaluinya. Pendopo kuno berdiri dengan gagahnya nampak mencolok diantara rimbunnya tanaman dan pepohonan. Itulah gambaran luar dari kompleks OmahSinten Resto yang berlokasi di Jalan Diponegoro No.34/54 Ngarsopuro, Solo, Jawa Tengah. Bangunan yang terletak di depan keraton Mangkunegaran tersebut menghadirkan nuansa klasik masa lalu di tengah kota Solo.

Kuliner Olahan Laut Dalam Nuansa Pegunungan

wisata kuliner jogja
Kuliner Olahan Lau
Resto Ikan Pari
[block:views=similarterms-block_1]

Ingin menikmati kuliner laut dengan bahan-bahan yang masih segar dan fresh? Anda tak perlu repot-repot datang ke daerah pesisir di selatan Jogja. Di daerah utara Jogja yang terkenal dengan udara pegunungannya yang masih bersih karena berada di kaki Gunung Merapi, Anda tetap dapat memanjakan lidah Anda akan santapan olahan laut yang enak, hanya di Resto Ikan Pari. Resto yang berdiri sejak tahun 2006 ini terletak di Jl. Palagan Tentara Pelajar Km. 8, Sleman, Jogja.

Kuliner Dalam Sejarah Indische Koffie

Indische Koffie
kuliner indonesia
kuliner jogjakarta
[block:views=similarterms-block_1]

Jogjakarta tak henti-hentinya menunjukkan keistimewaannya. Terkenal dengan nama kota pendidikan, budaya, sejarah, dan wisata, Jogja menawarkan berbagai keindahannya. Di sektor wisata, kota penuh sejarah ini tak perlu diragukan lagi. Wisata alam, sejarah, dan kuliner terbalut indah dengan kekhasan kota Gudeg ini. Bagi Anda pecinta kuliner, kini di kota Gudeg ini telah hadir tempat kuliner baru dengan konsep yang menawan. Indische Koffie hadir sebagai salah satu alternatif pilihan kuliner yang memadukan cita rasa dan suasana sejarah.

PARTNER
Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain